Kamis, 24 Desember 2015

Efek Samping Kemoterapi

Kemoterapi atau biasa disebut kemo dikenal sebagai pengobatan kanker. Kemoterapi memiliki ragam manfaat dalam memerangi sel-sel kanker. Meski demikian, metode pengobatan ini juga memiliki efek samping yg tidak sedikit.

Kemoterapi merupakan pengobatan kanker yg efektif. Terbukti telah menyelamatkan jutaan jiwa. Namun kemoterapi memiliki efek samping yg tidak kecil.

Sulit untuk memprediksi seberapa berat seseorang akan mengalami efek samping dari kemoterapi sebab tiap orang memiliki reaksi yg berbeda terhadap pengobatan tsb.

Efek samping kemoterapi muncul karena obat-obatannya tidak memiliki kemampuan membedakan sel kanker yg berkembang pesat dgn sel sehat yg secara normal juga memiliki perkembangan pesat. Misalnya sel darah, sel kulit, serta sel-sel yg ada di dalam perut sehingga kemoterapi memiliki efek negatif. Berikut adalah gejala efek samping yg bisa terjadi akibat kemoterapi:

• Rambut rontok
• Kehilangan nafsu makan
• Sesak napas dan detak jantung tidak biasa akibat anemia
• Mual dan muntah
• Mimisan
• Kulit kering dan terasa perih
• Gampang memar
• Gusi berdarah
• Sulit tidur
• Gairah seksual menurun
• Rasa lelah dan lemah sepanjang hari
• Konstipasi atau diare

Yang penting diketahui, efek samping kemoterapi tsb akan segera hilang setelah pengobatan selesai. Namun tidak ada jaminan.

Selain itu, efek kemoterapi tidak akan menimbulkan akibat yg berbahaya bagi kesehatan. Meski pada beberapa kasus, efek samping kemoterapi bisa lebih serius dibandingkan yg lain. Misalnya tingkat sel darah putih yg menurun dgn cepat sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi. Sedapat mungkin hindari diri Anda dari orang2 yg sakit atau terkena infeksi selama kemoterapi.

Kemoterapi untuk kanker pada sel darah atau tulang sumsum merupakan yg paling berisiko terhadap infeksi karena jenis kanker tsb telah menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah putih. Jika mengalami gejala seperti demam, diare, muntah-muntah, sulit bernapas, sakit dada atau pendarahan, segera temui dokter.

Selain kemoterapi sebenarnya ada satu pilihan program yg lebih murah daripada kemo, tidak tersiksa, tanpa efek samping, dan berkualitas internasional, yaitu program ‪#‎DetoxYourBody‬.

Perlu anda ketahui, sekelas dokter saja, saat ini sudah banyak yg memilih program Detox Your Body untuk kesehatan jangka panjang mereka. Karena mereka sangat tahu bahwa jika masuk RS biayanya jauh lebih mahal, tersiksa dan memiliki efek samping.

Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar